Reses di Desa Mentaras, Asroin Widiyana Dorong Aspirasi Musdes Dioptimalkan untuk Percepatan Pembangunan Desa

Reporter : Redaksi

GRESIK, (suara-publik.com) – Anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Fraksi Partai Golkar Dapil VI, Asroin Widiyana, menggelar kegiatan reses di Desa Mentaras, Kecamatan Dukun, Rabu (29/7/2026). 

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat didorong untuk memanfaatkan forum Musyawarah Desa (Musdes) sebagai sarana menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas di desanya.

Asroin menegaskan, Musdes merupakan wadah strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan program yang diharapkan agar dapat diperjuangkan melalui jalur legislatif maupun program pemerintah.

Sebelum menggelar reses di Desa Mentaras, Asroin juga telah melaksanakan kegiatan serupa di Desa Siwalan dan Desa Proupuh, Kecamatan Panceng. Dalam setiap pertemuan, pembahasan difokuskan pada pentingnya pengajuan bantuan melalui mekanisme dana hibah sebagai upaya mempercepat pembangunan desa.

Menurutnya, usulan yang disampaikan masyarakat harus dilengkapi dengan proposal yang jelas dan sesuai kebutuhan agar dapat diperjuangkan secara maksimal.

Dalam kesempatan tersebut, Khodrat Sunyoto, politisi Partai Golkar dari Dapil XIII yang meliputi Kabupaten Gresik dan Lamongan, menjelaskan bahwa penyaluran dana hibah memiliki mekanisme yang diatur melalui ketentuan pemerintah dan harus berangkat dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses.

"Dana hibah dapat diusulkan sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku. Reses menjadi sarana untuk menghimpun aspirasi masyarakat yang diwakili, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar berdasarkan kebutuhan riil di lapangan," ujar Khodrat Sunyoto.

Ia menambahkan, tujuan utama reses adalah menyerap visi pembangunan masyarakat desa agar dapat diwujudkan melalui pengajuan program yang tepat sasaran.

"Jika desa membutuhkan pembangunan sekolah, sarana pendidikan, maupun kebutuhan sektor pertanian, semuanya bisa diperjuangkan melalui dana hibah ataupun aspirasi politik. Kuncinya adalah komunikasi yang baik antara masyarakat dengan wakil rakyat serta kelengkapan proposal yang diajukan," tegasnya.

Khodrat juga menilai semakin intens komunikasi antara masyarakat dengan anggota DPRD atau fraksi, maka peluang percepatan pembangunan desa akan semakin besar.

Sementara itu, dalam forum Musdes, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Mentaras, Asolin, menyampaikan sejumlah kebutuhan yang menjadi prioritas para petani. Ia berharap adanya bantuan alat pengering padi untuk mengantisipasi kendala saat musim panen, khususnya ketika cuaca tidak mendukung.

Selain itu, Gapoktan Desa Mentaras juga mengajukan permohonan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung kesejahteraan petani.

Aspirasi yang disampaikan dalam reses tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi program nyata sehingga pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (74ck/Mar)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru