Polres Gresik Perketat Perbatasan Menganti, Antisipasi Pergerakan Massa ke Surabaya

Reporter : Redaksi

GRESIK, (suara-publik.com) – Polres Gresik memperketat pengamanan di wilayah perbatasan Kabupaten Gresik dengan Kota Surabaya melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan penyekatan di Jalan Raya Ngasinan, Kepatihan, Kecamatan Menganti, tepatnya di depan Ruko Paragon, Jumat (31/7/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi gelombang pergerakan massa menuju Surabaya sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pengamanan dipimpin langsung oleh AKBP Ramadhan Nasution didampingi AKP Arif Rahman dan AKP Sulistio Bimantoro. Selain mengerahkan personel kepolisian, operasi tersebut juga melibatkan unsur Pengamanan Teratai (Pamter), yang dihadiri Ketua Pamter Widji bersama Ketua Ranting Menganti Ahmad Dawai.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa siaga pengamanan di titik perbatasan merupakan langkah preventif untuk memantau mobilitas kelompok masyarakat sekaligus memastikan wilayah hukum Polres Gresik tetap dalam kondisi aman.

"Kami melakukan langkah pencegahan dan pengamanan intensif di titik-titik penyekatan. Fokus utama kami adalah memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Gresik tetap aman dan kondusif," tegas AKBP Ramadhan Nasution saat meninjau lokasi penyekatan.

Selain melakukan pemeriksaan dan pemantauan di titik strategis, kepolisian juga menerapkan rekayasa arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan yang berpotensi terjadi akibat peningkatan aktivitas masyarakat di jalur perbatasan.

Dalam pelaksanaannya, aparat kepolisian bersama unsur Pamter mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Masyarakat yang melintas diberikan imbauan agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu gangguan keamanan serta diminta mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat berwenang.

Sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di kawasan perbatasan Gresik–Surabaya yang dinilai rawan terhadap mobilisasi massa.

Hingga kegiatan berlangsung dan berita ini diturunkan, situasi di lokasi penyekatan terpantau aman, tertib, dan terkendali, sementara arus lalu lintas tetap berjalan lancar di bawah pengawasan petugas. (74ck)

Editor : Redaksi

Birokrasi
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru