suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Curi Motor di 2 Tempat, Choirul Anam di Bui 15 Bulan Penjara

avatar suara-publik.com
Foto: Terdakwa Choirul Anam, pelaku Curat, menjalani sidang di ruang Garuda 2 PN.Surabaya, secara online, Senin (09/08/2021).
Foto: Terdakwa Choirul Anam, pelaku Curat, menjalani sidang di ruang Garuda 2 PN.Surabaya, secara online, Senin (09/08/2021).
suara-publik.com leaderboard

Surabaya, Suara Publik - Sidang perkara pencurian dan pemberatan ( curat) sebuah sepeda motor Honda Vario, dengan terdakwa Choirul Anam bin Choiri, diruang Garuda 2 PN.Surabaya, secara online, Senin (09/08/2021).

Jaksa Rini NT,SH, menghadirkan saksi dari Kepolisian yang menangkap terdakwa Choirul.

Saksi.menyatakan telah menangkap terdakwa di jalan Darmo Baru Barat depan rumah nomer 93, pada tanggal 24 Maret 2021, sekitar jam 19.00 wib.

"Terdakwa melakukan pencurian bersama temannya Wahyudi (DPO)," ucap saksi.

Melakukan pencurian motornya bagaimana," tanya jaksa.

" Dengan cara mencongkel lubang kunci motor dengan alat kunci leter T." Ujar saksi.

" Yang mencongkel Wahyudi, terdakwa bagian mengawasi sekitar area," ucap saksi lagi.

Sebelumnya keduanya melakukan pencurian motor di kawasan jalan Tanjungsari.

Atas perbuatannya, terdakwa oleh jaksa Rini dituntut pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan.

Setelah bermusyawarah para hakim yang menyidangkan perkara ini, langsung memberikan putusan kepada terdakwa Choirul Anam, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, menghukum terdakwa Choirul Anam dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 3 bulan. Menyatakan terdakwa tetap berada dalam tahanan.

Atas putusan tersebut, terdakwa Choirul Anam menyatakan menerima, demikian jaksa Rini menyatakan menerima.

Diketahui, Terdakwa Choirul Anam dan Wahyudi melihat motor Honda Vario warna White Blue milik Arwin Rasyid, berada di area parkir.

Saat keadaan sepi, Wahyudi mendekati 

Motor milik saksi Arwin Rasyid, terdakwa bagian mengawasi sekitar.

Berbekal kunci T Wahyudi merusak lubang kunci, setelah sepeda nyala, Wahyudi berboncengan dengan terdakwa Choirul, keluar area parkir.PT. Trans Link Tanjungsari Mas I Surabaya lalu pulang ke rumah di jalanTambak Asri gang.31 Surabaya, 

 Sekitar pukul 13.00 wib, Wahyudi pulang ke rumah memberi terdakwa uang 600 ribu.

Saat akan melakukan aksi berikutnya, terdakwa dan Wahyudi (DPO) ditangkap oleh saksi Andik Saputra dan saksi Vicky Nur Hasim, saat akan mengambil motor Honda Supra di depan Toko Mulyana, jalan Darmo Baru Barat No. 93 Surabaya.

Akibat perbuatan terdakwa, saksi Arwin mengalami kerugian sebesar Rp. 12.000.000,-.

Perbuatan terdakwa melanggar ketentuan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 363 ayat (1) ke-4, ke-5 KUHP.(Sam)

Editor : Redaksi

suara-publik.com skyscraper