GRESIK, (suara-piblik.com) – Polres Gresik menjadi tuan rumah Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Aktualisasi Kepemimpinan Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg ke-67 T.A. 2026. Kegiatan yang digelar di Aula Rupatama SAR Polres Gresik, Jumat (21/8/2026), menjadi ruang strategis untuk menguji kemampuan kepemimpinan peserta didik melalui pemetaan persoalan dan penggalian data secara langsung.
FGD tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan kepemimpinan para Serdik, sekaligus untuk menghimpun data serta informasi yang menjadi bahan penyusunan Naskah Karya Akhir Perseorangan (Naskap).
Kegiatan dipimpin Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra mewakili Kapolres Gresik. Hadir pula jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, para Kapolsek, enam perwakilan Serdik Sespimmen Dikreg ke-67, serta sejumlah pemangku kepentingan dari Pemerintah Kabupaten Gresik, TNI, Kejaksaan, tokoh masyarakat hingga organisasi kepemudaan.
Dalam sambutannya, Kompol Shabda Purusha Putra menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Lembaga Sespim Polri kepada Polres Gresik untuk menjadi bagian dari proses aktualisasi kepemimpinan para Serdik.
“Polres Gresik menyambut baik kegiatan ini. Kami berkomitmen menyajikan data yang objektif dan aktual agar para Serdik mendapatkan materi pendukung penulisan Naskap yang berkualitas dan valid,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan lintas sektor menjadi elemen penting dalam melihat berbagai persoalan secara utuh. Kepemimpinan di lingkungan kepolisian, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan internal, tetapi juga membutuhkan kemampuan membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Sementara itu, perwakilan Serdik Sespimmen Dikreg ke-67, Danu Anindhito Kuncoro Putro, menyampaikan apresiasi kepada Polres Gresik dan seluruh narasumber yang telah mendukung pelaksanaan FGD.
Ia menilai keterlibatan unsur pemerintah, aparat penegak hukum, TNI, tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan memberikan perspektif yang lebih luas dalam memahami kondisi faktual di lapangan.
“Tujuan utama kami adalah menggali data pendukung secara komprehensif untuk Naskap. Dukungan dan sinergi dari seluruh instansi serta elemen masyarakat di Kabupaten Gresik sangat berarti bagi kelancaran aktualisasi kepemimpinan ini,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat penghargaan dari Lembaga Sespim Polri kepada Polres Gresik sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan sinergi dalam pelaksanaan kegiatan.
Setelah sesi foto bersama dan ramah tamah, para Serdik mengikuti wawancara mendalam serta pendalaman materi secara interaktif bersama narasumber dari berbagai instansi dan elemen masyarakat.
FGD tersebut tidak sekadar menjadi forum pengumpulan bahan akademik. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi sarana bagi para calon pemimpin Polri untuk berhadapan langsung dengan realitas persoalan di lapangan, memahami kepentingan lintas sektor, serta menguji kemampuan membangun komunikasi dan merumuskan solusi.
Melalui aktualisasi tersebut, diharapkan terbentuk pola kepemimpinan yang tidak hanya kuat dalam aspek manajerial, tetapi juga mampu membaca persoalan secara objektif, membangun kolaborasi dan mengambil keputusan berdasarkan data serta kebutuhan masyarakat. (74ck)
Editor : Redaksi