“Secara tidak sengaja, cangkul saya membentur benda keras. Saya penasaran kemudian mencangkul lebih dalam, dan ternyata di dalam gundukan tanah yang saya gali terlihat ada batu lonjong yang setengah bagiannya pipih dan tajam,” ungkap Hery, kepada sejumlah Wartawan.
Hery menjelaskan, ukuran batu yang ditemukan bentuknya berfariasi, yang paling panjang satu meter dengan lebar 25 centi meter. Sedangkan yang terkecil sepanjang 6 centi meter dengan lebar 3 centi meter.
“Karena saya melihat batu aneh, kemudian saya melapor kepada petugas, agar diketahui batu apa itu sebenarnya,” terangnya.
Atas penemuan ini, Muhlas Adi Sucipto, seorang pengamat dan penyelamat caga budaya Bondowoso, berencana akan membawa benda kuno itu ke Dinas Pariwisata Bondowoso untuk diteliti lebih lanjut, dan akan memenggil tim Arkeologi dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan Mojokerto.
Di Bondowoso sendiri, seringkali ditemukan benda-benada kuno bersejarah. Diduga kuat masih banyak situs-situs sejarah yang masih belum ditemuakan, sehingga kita perlu melakukan penelitian lebih intensif,” kata Muhlas Adi Sucipto. (her)
Editor : Pak RW