suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

KARAOKE INUL VISTA TIDAK PROFESIONAL

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Asyik Berkaraoke Di Inul Vizta Mall Depok, lampu Listrik Padam

Depok, (suara-publik,com) -Sedang asyik malam mingguan berkaraoke ria di Inul Vizta  Mall Depok  tiba-tiba lampu listrik mati, sehingga pengunjung Kocar-kacir dan bubar pulang.

Inul Vizta  sebagai tempat satu-satunya hiburan alternatif di kota Depok yang menjadi lokomotif  membawa masyarakat bergairah dengan adanya  tempat bernyanyi keluarga, mulai dari kalangan bawah, mahasiswa hingga kalangan yang high class justru kecewa dengan adanya pemadaman lampu listrik oleh pihak Mall 

Pemadaman lampu listrik di Mall Depok jalan Margonda Raya pukul 12.00 Wib sebelumnya sama sekali tidak ada pemberitahuan. "Kami sudah bernyanyi satu setengah jam, tiba-tiba lampu  padam," kata Nita salah seorang pengunjung Inul Vizta karaoke di Mall Depok jalan Margonda katanya  saat ditemui  wartawan sambil berjalan dari lantai tiga itu Sabtu (7/01/2012).

"Kami sudah biasa berlangganan bernyanyi di Inul Vizta Mall Depok hingga pukul 12,30 wib, tapi kenapa tiba-tiba mati lampu," katanya usai membayar  sewa temnpat karoke Inul Vizta sebesar Rp 65 ribu /jam.

Terkait pemadaman listrik,  Maria Margaretha selaku manager Inul Vizta  mengaku tidak tahu pemadaman dari pihak mana. “Saya tidak tahu apakah pemadaman listrik ini dari PLN atau dari pihak Mall Depok,“ kelitnya.

Lebih jauh Maria mengatakan, mengenai cadangan lampu listrik di Inul Vizta Mall Depok,  tidak menyediakan Genset pengganti listrik PLN. Terlihat Maria juga kebingungan mengatur staf serta pengunjung yang hendak melakukan pembayaran.

Menurut Satpam mall Depok, mengenai pemadaman listrik di Inul Vizta, mungkin panel jaringannya belum tersedia. "Apa lagi  ada perbaikan di lantai tiga, sehingga bisa saja mati listrik," imbuhnya.

Akibat mati lampu di  Inul Vizta tempat bernyanyi keluarga di Mall Depok itu, nampak  para pengunjung panik dan kocar-kacir keluar mencari perlindungan, dan masing-masing para pengunjung beranjak pulang berjalan melalui  tangga jalan elefator (Lif t) yang sudah teredia namun tidak berjalan. (Benny Gerungan) 

 

 

Editor :

Ukw pjs