suara-publik.com skyscraper
suara-publik.com skyscraper

Ingin Genjot PAD, Pemdes Sumberdadi Siap Kembangkan Wisata Religi Petilasan Joko Dolog.

avatar suara-publik.com
  • URL berhasil dicopy

Lamongan, suara-publik.com - Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup,Kabupaten Lamongan merencanakan pengembangan situs religius yakni Petilasan Joko Dolog yang terletak di dusun sumbergurit, motivasinya tidak lain pihak desa ingin terus melestarikan kisah Sejarah tentang Patung Joko Dolog yang melegenda di masyarakat setempat.

Rencana pengembangan kawasan wisata religi tersebut disampaikan Kepala Desa Sumberdadi Sugiono saat mengantarkan beberapa awak media mengunjungi kawasan tersebut pada rabu (29/7).

Menurut informasi dari sesepuh Desa, konon patung Joko Dolog yang Sebenarnya berada di wilayah sebelah barat Desa Sumberdadi tepatnya di dusun sumbergurit. Kata Kades Sugiono membenarkan sejarah tersebut.

"Saya membangun kembali patung Joko Dolog ini bukan atas dasar kemauan saya sendiri, tapi atas dasar Firasat komunikasi gaib dari sesepuh desa sini Katanya minta wadah berupa Arca patung,” tutur kata Sugiono selaku Kades Sumberdadi.

Menurut Kades Sugiono, pembangunan kembali Patung Joko Dolog, sudah dilakukan pada sabtu (28/06) saat itu patung telah di resmikan oleh Kades Sugiono beserta tokoh masyarakat setempat, selain petilasan, di lokasi yang sama juga terdapat makam petilasan Empu Ronggo Warsito dan juga Syafi’i Syarif Hidayatullah.

Kades setengah baya itu mengaku, pembangunan patung tersebut diambilkan dari kantong pribadi Kades Sugiono dan swadaya masyarakat, Saat ini sudah sudah terlihat beberapa pembangunan, salah satunya membangun makam empu Ronggowarsito, kedepan pihak pemdes sudah membuat perencanaan untuk pembangunan akses jalan menuju ke situs petilasan.

“Akan kami pugar situs cagar budaya dan akan kami jadikan Wisata Alam religi dan budaya Petilasan Joko dolog, rencananya situs kawasan tersebut akan dibuat seperti wisata alam yang mana nantinya ada areal parkir, rest area, warung makan, toilet, mushola,"terang Sugiono.

“Untuk mengedukasi pengunjung rencananya akan kami buat banyak narasi dan sejarah mitologi situs tersebut, Harapannya ketika situs ini di buka bisa membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan serta taraf hidup masyarakat desa sini dan untuk menambah PAD Desa Sumberdadi,”jelasnya.

Sementara, juru kunci makam mpu Ronggowarsito, Solikin mengatakan jika wilayah yang merupakan hutan jati itu dulunya adalah perkampungan kadipaten, tak ayal situs-situs bersejarah terlihat bertebaran seraya mata memandang, bahkan lumpang dan pernik-pernik jaman kerajaan terlihat berjejer bertebaran ditanah.

“saya sempat mengalami hal gaib sebelum sampai disini, itu nanti saja saya ceritakan yang pasti sesuai penglihatan saya di sini merupakan perkampungan jaman kerajaan Majapahit dan itu hanya bisa dibuktikan dengan keyakinan kita masing-masing."ungkap Solikin.

Namun demikian, Solikin menyampaikan dirinya hanya merawat dan menjaga saja, Dia berharap ada pihak yang bisa membantu untuk mendirikan Mushollah di situs tersebut sebagai sarana beribadah, Beristiqomah, tidak untuk dijadikan sebagai tempat yang jelek-jelek.

Selain untuk melestarikan cagar budaya,petilasan joko dolog bisa menjadi potensi menambah PAD untuk desa. Dan harapan pemerintah desa Sumberdadi,agar sekiranya bisa dapat bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk merawat dan memberikan sarana prasarana untuk kedepannya. (Sulaiman/suhadak)

Editor :

Ukw pjs